Bimbingan Konseling STKIP PGRI Pontianak

Bimbingan Konseling, Universitas, Pontianak, Psikologi, Budaya, Pendidikan, STKIP PGRI Pontianak

Blog & Referensi

Tujuh sikap untuk mencairkan konflik di sekolah

bk-stkip-pontianak Posted by bk-stkip-pontianak at 08:58 AM on February 13, 2009

Konflik dapat diartikan sebagai suatu keadaan dimana seseorang dihadapkan dengan motif, keyakinan, nilai dan tujuan yang saling bertentangan. Konflik bisa dialami oleh siapapun dan di manapun, termasuk oleh komunitas di sekolah. Siswa, guru, atau pun kepala sekolah dalam waktu-waktu tertentu sangat mungkin dihadapkan dengan konflik.

Konflik yang dialami individu di sekolah dapat hadir dalam berbagai bentuk, bisa dalam bentuk individu dengan individu, individu dengan kelompok atau kelompok dengan kelompok. Misalnya, seorang guru berhadapan seorang guru, seorang guru berhadapan dengan sekelompok guru, sekelompok guru tertentu berhadapan dengan sekelompok guru lainnya., dan sejenisnya. Konflik yang terjadi diantara mereka bisa bersifat tertutup, terbuka atau bahkan menjadi konfrontasi.

Apabila konflik yang terjadi di sekolah tidak terkelola dan bersifat destruktif, maka selain dapat mengganggu kesehatan dan kualitas kehidupan seseorang, juga dapat mengganggu terhadap pencapaian efektivitas dan efisiensi pendidikan di sekolah secara keseluruhan.

Terkait dengan upaya mengelola konflik di sekolah, Daniel Robin (2004) dalam sebuah artikelnya menawarkan tujuh sikap yang diperlukan untuk mencairkan konflik.

1. Define what the conflict is about

Definisikan secara jelas konflik apa yang sedang berkembang. Tanyakan pada setiap orang “Ada issue apa?”, lalu tanyakan pula “Apa kepedulian Anda di sini? atau “Apa yang kamu rasakan dan manfaat dari pertengkaran ini”. Secara berkala tanyakan pula “Apa yang ingin Anda capai dan bagamana kita harus mengerjakannya?”

2. It’s not you versus me; it’s you and me versus the problem

Memiliki keyakinan bahwa “Ini bukanlah pertentangan antara anda dengan saya, tetapi ini adalah saya bersama anda melawan masalah itu”. Masalah yang sebenarnya adalah masalah itu sendiri, yang harsus diselesaikan, bukan terletak pada orangnya. Adalah hal yang amat bodoh, jika Anda mencoba mengalahkan salah satu dari antara pihak yang berkonflik, karena suatu saat setelah mereka dikalahkan, meraka akan kembali melakukan pertempuran ulang (rematch) yang terus-menerus, yang mungkin dengan daya tembak yang lebih kuat. Jangan paksa orang untuk bertekuk lutut!

3. Identify your shared concerns against your one shared separation.

Lakukan identifikasi orang-orang yang memiliki kepedulian yang sama dengan Anda dan orang–orang yang justru berseberangan dengan Anda. Jika dihadapkan pada suatu konflik, buatlah semacam kesepakatan dengan kelompok yang memiliki hubungan paling kuat (dimana Anda menyetujuinya), tidak dengan kelompok yang paling lemah. Ini akan lebih mudah dan juga lebih efektif, apabila Anda hendak mengalihkan hal-hal yang disetujui maupun tidak disetujui. Pahami sudut pandang mereka dan berikan penghargaan atas perbedaaan yang ada.

4. Sort out interpretations from facts.

Memilah interpretasi berdasarkan fakta. Jangan meminta suatu pendapat dari orang yang sedang berkonflik, karena hanya akan memperoleh pendapat dan penafsiran versi mereka. Tetapi sebaiknya ungkapkan “Apa yang telah kamu lakukan atau katakan?” pertanyaan semacam ini akan lebih menggiring pada fakta, yang selanjutnya dapat dijadikan dasar bagi pemecahan konflik

3. Develop a sense of forgiveness.

Kembangkan rasa untuk memaafkan. Tidak mungkin terjadi rekonsiliasi tanpa belajar memaafkan kesalahan orang lain. Banyak orang melakukan perdamaian tetapi tidak bisa mengubur kejadian yang sudah-sudah sehingga pada hari kemudian memunculkan lagi pertengkaran. Oleh karena itu, setiap orang penting untuk dibelajarkan mau memaafkan orang lain secara tulus. Yang lalu biar berlalu, hari ini kenyataan dan esok hari adalah harapan!

6. Learn to listen actively

Belajar mendengar secara aktif. Putarlah paradigma dari ungkapan “ Ketika saya bicara, orang lain mendengarkan” menjadi “Ketika saya mendengarkan, orang lain berbicara kepada saya”. Mendengarkan dengan tujuan untuk memahami, bukan untuk menjawab Mulailah dengan berusaha memahami, kemudian menjadi dipahami. Setidaknya dengan cara ini, akan membantu melepaskan ego atau uneg-uneg yang bersangkutan (katarsis)

7. Purify your heart.

Terakhir, berusaha mensucikan hati. Hati yang bersih merupakan benteng utama dari berbagai serangan dari luar  dan juga akan pembimbing kita dalam setiap tindakan. Anda tidak akan mendapatkan konflik atau kekerasan dari orang lain, jika dalam hati dan jiwa Anda bersemayam kebajikan. Rasa benci, iri dan dengki yang bercokol di hati kerapkali menjadi pemicu terjadinya konflik.

Categories: None

Post a Comment

Already a member? Sign In

0 Comments

Jadi anggota

Anggota Baru

agung mareyfaisal_handil@yahoo.co.id 

Jajak Pendapat

Alih Bahasa

Hits Traffick

 

Buku Tamu

dimohon para pengunjung agar mengisi buku tamu dibawah ini

Panduan mengisi buku tamu

name : tulis nama kmu

website : tls web / email kmu

message : tls pesan kmu

Setelah itu tekan enter/klik pd tlsn Shout! Terima kasih atas kunjungannya

Foto kiriman teman

Kirim data dan foto kamu ke email andi280882@yahoo.com untuk tampil di slid foto dibawah ini

Romeo
 
  • Septian & Dian
  • Rama KPJ

  • Roma/BK/STKIP

  • Marito
  • Nandro
  • Denny & Afryanto
  • Indra

  • Amix Slanker



Juliet
 
  • Syifa (casual,simple..)
  • Ecka

  • Rini/BK/STKIP

  • Prizka/BK/STKIP

  • Nupus & ??
  • Ica

  • Inich

  • Enda

  • Yulie


 


Kirim foto kmu ke andi280882@yahoo.com    / Masuk or Daftar jgn lupa sertakan nama yach..

dan >sms< konfirmsi ke 085245322212


Black Board

Kumpulan Materi & Referensi

  1. Bidang Pelayanan BK
  2. Kegitan Pendukung Konseling
  3. Jenis-jenis layanan dalam BK
  4. Bimbingan dan Konseling
  5. Psikoanalisis
  6. Perkembangan individu
  7. Tujuh sikap untuk mencairkan konflik di sekolah
  8. Laki-laki & Perempuan dengan peranan gender
  9. Perbedaan anak laki2 dan perempuan dlm cara
  10. Isu gender laki2 & perempuan
  11. Laki2 & depresi
  12. Keke rasan di video game dan agresi anak
  13. Dampak kekerasan di media televisi terhadap anak
  14. P engaruh lingkungan negativ
  15. Remaja dengan perilaku seksual intervensi
  16. Stres & pekerjaan karyawan
  17. Perilaku ekonomi membantu orang membuat pilihan yg lebih baik
  18. Attitude Inokulasi dpt mengurangi tingkat remaja merokok
  19. risiko yang terkait dengan kesehatan dpt mengubah perilaku seseorang
  20. Remaja & bunuh diri
  21. Efek Trauma
  22. Homoseksual
  23. Pancawaskita
  24. Perhitungan jam konselor di sekolah
  25. Tujuan pelayanan BK
  26. Rekonseptualisasi Bimbingan dan Konseling
  27. Sejarah lahirnya BK
  28. Kesalahan pemahaman tentang BK
  29. Pelayanan BK pada Sekolah Standar Nasional (SSN)
  30. Bimbingan dan Konseling di Sekolah
  31. Layanan BK sarat nilai
  32. Layanan Informasi (informasi karier)
  33. Kesulitan belajar dan bimbingan belajar
  34. Konsep Bimbingan Karier
  35. Posisi pengembangan diri dalam BK
  36. Jenis layanan BK
  37. Egois (the self)
  38. Perkembangan kepribadian
  39. Bidang BK
  40. Fungsi, prinsip, dan asas BK
  41. Tujuan BK
  42. Landasan / dasar BK
  43. Memahami emosi individu
  44. Taksonomi perilaku individu
  45. Memahami perilaku individu
  46. pengembangan diri remaja
  47. Sejarah organisasi PGRI
  48. motivasi belajar dan pembelajaran
  49. Bimbingan dan Konseling sesuai budaya
  50. Peran Guru dalam proses pendidikan
  51. Ciri-ciri Guru Konstruktivis
  52. Perilaku nyontek dalam pendidikan
  53. Perkembangan Karier
  54. Perihal ideologi dan praktek kebudayaan
  55. Prinsip dengan sistem belajar mandiri
  56. Pembelajaran
  57. motivasi belajar
  58. Percaya diri di depan kelas
  59. model belajar dan pembelajaran berorientasi kompetensi siswa
  60. Cara cepat memotivasi diri
  61. Konseling Psikologi Individual (Alred Adler)
  62. Layanan Mediasi
  63. Kedudukan siswa dalam pembelajaran
  64. Minat Belajar Siswa
  65. Tugas dan Peran Guru dalam proses pembelajaran
  66. Peran Guru dalam pelaksanaan Bimbingan dan Konseling
  67. Hakikat Pembelajaran
  68. 10 Kepribadian yang disukai
  69. Melatih mental dan pengertian rasa takut
  70. Menyibak aspek budaya dalam teknologi
  71. Variabel
  72. Evolusi Budaya
  73. Pengembangan diri remaja
  74. Administrasi Bimbingan & Konseling di sekolah
  75. Beberapa Isu Perkembangan Remaja
  76. Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan
  77. Penyesuaian Pengambilan Keputusan
  78. Belajar sebagai seorang dewasa
  79. Konsentrasi

Kegiatan & Informasi

No upcoming events

Download MP3

       # A #
  1. Andra & The Backbone / Muak
  2. Andra & The Backbone / Kepayang
  3. Andra & The Backbone / Main hati
  4. Andra & The Backbone / Mimpi yg terbunuh
  5. Andra & The Backbone / Hitam ku
  6. Andra & The Backbone / Sahabat
  7. Andra & The Backbone / Seperti hidup kembali
  8. Andra & The Backbone / Tak ada yg bisa
  9. Andra & The Backbone / 3 Keajaiban
  10. Andra & The Backbone / Selamat tinggal masa lalu
       # B #
  1. bbbbbbbbbbbb
  2. bbbbbbbbbbbb
       # C #
  1. ccccccccccccc
  2. ccccccccccccc
       # D #
  1. D'Masiv (Perubahan) / Lelaki pantang menyerah
  2. D'Masiv (Perubahan) / Aku percaya kamu
  3. D'Masiv (Perubahan) / Cinta ini membunuh ku
  4. D'Masiv (Perubahan) / Cinta sampai di sini
  5. D'Masiv (Perubahan) / Dan kamu
  6. D'Masiv (Perubahan) / Diam tanpa kata
  7. D'Masiv (Perubahan) / Diantara kalian
  8. D'Masiv (Perubahan) / Dilema
  9. D'Masiv (Perubahan) / I'll Fill
  10. D'Masiv (Perubahan) / Merindukan mu
  11. D'Masiv (Perubahan) / Sebelah mata
  12. D'Masiv (Perubahan) / Tak bisa hidup tanpa mu
  13. D'Masiv (Perubahan) / Tak pernah rela
        # E #
  1. eeeeeeeeee
  2. eeeeeeeeee
        # F #
  1. fffffffffffffffffffffff
  2. fffffffffffffffffffffff
        # G #
  1. gggggggggg
  2. gggggggggg
       # H #
  1. Hijau daun / Sampai kau bicara
  2. Hijau daun / Suara ku berharap
  3. Hijau daun / Cobalah
  4. Hijau daun / Dewi
  5. Hijau daun / Dunia lain
       # I #
  1. iiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
  2. iiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
        # J #
  1. jjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjj
  2. jjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjj
        # K #
  1. kkkkkkkkkkk
  2. kkkkkkkkkkk
        # L #
  1. llllllllllllllllllllll
  2. llllllllllllllllllllll
        # M #
  1. mmmmmm
  2. mmmmmm
       # N #
  1. nnnnnnnnn
  2. nnnnnnnnn
       # O #
  1. ooooooooo
  2. ooooooooo
       # V #
  1. ppppppppp
  2. ppppppppp
        # Q #
  1. qqqqqqqqq
  2. qqqqqqqqq
        # R #
  1. rrrrrrrrrrrrrrrr
  2. rrrrrrrrrrrrrrrr
        # S #
  1. sssssssss
  2. sssssssss
        # T #
  1. ttttttttttttttttttttt
  2. ttttttttttttttttttttt
        # U #
  1. uuuuuuuuu
  2. uuuuuuuuu
       # V #
  1. vvvvvvvvvvvv
  2. vvvvvvvvvvvv
      # W #
  1. wwwwwww
  2. wwwwwww
       # X #
  1. xxxxxxxxxxxx
  2. xxxxxxxxxxxx
        # Y #
  1. yyyyyyyyyyyy
  2. yyyyyyyyyyyy
        # Z #
  1. zzzzzzzzzzzz
  2. zzzzzzzzzzzz
        # Number #
  1. 111111111
  2. 111111111

Berita Terkini

Info Celebrity